This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 09 Juni 2020

Pemanfaatan Media Sosial dalam Berdakwah di Masa Covid-19



COVID-19 ini menjadi satu perbincangan yang betul-betul ramai. Permasalahannya COVID-19 ialah pandemi yang besar sekali menyebar ke seluruh dunia karena penyebarannya yang cepat sekali tanpa mengenal usia. Virus yang permulaannya ada di Desember 2019 lalu di China telah mengubah semua tatanan kehidupan manusia yang permulaannya beraktivitas biasa jadi tidak biasa dengan kebiasaan-kebiasaan baru.

Mengakibatkan sebab ada COVID-19 ini, pemerintah atau negara harus kerjakan Physical Distancing atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan lockdown. Tujuannya untuk putuskan mata-rantai penyebaran COVID-19 karena penyebaran COVID-19 ini melalui kontak langsung dengan orang yang positif COVID-19. Sampai, masyarakat harus turunkan pekerjaan jalinan dengan langung dengan seorang.

Perubahan teknologi di waktu 4.0 ini membuat kita bisa berkomunikasi jarak jauh tidak perlu bertemu. Media sosial ini menjadi alat yang digunakan masyarakat untuk berkomunikasi sewaktu pandemi COVID-19. Traffic pengguna media sosial alami kenaikan yang cukup besar semasa waktu pandemi ini. Dan, sebagian orang mulai beralih untuk berjualan melalui media sosial.

Diambil dari data per 25 Januari 2020 menjelaskan pengguna media sosial terbanyak yaitu pada Facebook dan Youtube. Beberapa media sosial ini telah digunakan oleh beberapa ulama untuk berdakwah seperti Ustadz Khalid Basalamah dan Ustadz Syafiq Riza Basalamah yang menggunakan media sosial Youtube dan Instagram untuk berdakwah sejak sebelumnya ada COVID-19.

Pemberdayaan media sosial untuk berdakwah di saat COVID-19 ini betul-betul cukup efektif, karena banyak masyarakat yang menggunakan sosial media. Sampai, khotbah masih terus berjalan tidak perlu dengan langsung.

Berdakwah adalah kewajiban buat setiap muslim. Setiap muslim yang telah baligh dan berakal, lelaki atau wanita memiliki kewajiban untuk mengemban pekerjaan khotbah karena dilihat seperti penyambung pekerjaan Rasulullah SAW.

"Dan seharusnya ada dari kamu satu umat yang menyeru pada kebajikan, memerintah pada yang ma'ruf dan terlepas dari yang munkar; mereka adalah sebagian orang yang untung". (QS. Ali Imran:104).

Karenanya, pekerjaan khotbah ini termasuk memerintah pada yang ma'ruf dan terlepas dari yang munkar. Rasulullah SAW pada sebuah hadits memerintah setiap muslim untuk menghilangkan kemunkaran sesuai dengan kekuatannya.

"Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemunkaran, seharusnya dia mengganti dengan tangannya, bila tidak bisa seharusnya mengganti dengan lisannya, bila tidak bisa karenanya dengan hatinya, dan yang demikian adalah selemah-lemah iman." (HR. Muslim).

Cara Menangkan Permainan Mix Parlay Taruhan Bola Online

Apa profesi dan pekerjaan seorang muslim, pekerjaan khotbah jangan diabaikan. Setiap muslim berkewajiban untuk berikan khotbah sesuai dengan kekuatan dan kemampuan yang ia punyai. Dengan demikian, khotbah adalah jalan hidup seorang muslim beriman yang tetap mewarnai setiap sikap dan aktifitasnya. Dan berdakwah melalui media sosial ini termasuk berdakwah sesuai dengan kekuatan dan kemampuan yang sedang kita alami saat ini. (Fadly/SundayBest Pictures)

Rutinitas warganet untuk melihat viral topic terlebih dulu sesaat akan berseluncur di baris waktu membuat tagar yang telah ada di tangga viral topic makin tinggi kesempatan ekskalasinya.

Ini berlangsung sebab umumnya warganet yang tertarik pada rumor itu akan turut berkicau sambil menyisipkan tagar yang sama di kicauannya. Maka bila satu tagar tahan lama di tangga viral topic, berarti pembicaraan mengenai tagar itu (dapat pro atau kontra) benar-benar intensif berlangsung.

Berikut yang sekaligus juga membuat perang tagar ini dapat jadi bias. Ekskalasi tagar itu sering tidak organik tapi telah jadi tunggangan kebutuhan-kepentingan spesifik (ideologi, politik dan sebagainya).

Ekskalasi tagar yang organik betul-betul berlangsung bila warganet dengan cara masif bernada keras mengenai desas-desus spesifik. Tetapi sebab jalan raya perbincangan di linimasa demikian crowded, perlu ada kicauan yang terintegrasi untuk mengusung satu tagar jadi viral topic.

Maka dari itu, sumber daya berbentuk jaringan persahabatan yang luas jadi modal yang benar-benar bernilai. Karena itu, akun-akun selebtwit yang punyai banyak pengikut condong semakin gampang gerakkan satu tagar untuk naik ke tangga viral topic.

Berikut karakter dunia maya sebagai jalan masuk pelaku besar yang punyai kebutuhan. Mereka memang tidak sumber daya sosial berbentuk jaringan persahabatan, tapi ada sumber daya lain yang dapat juga dipakai: uang! Bermodalkan finansial, pelaku itu dapat mengambil beberapa selebtwit, memakai akun-akun bot untuk mengusung tagar spesifik sesuai dengan kebutuhan mereka.

Jadi waktu ada tagar spesifik sebagai viral, belum pasti tagar itu ialah pemahaman sebagian besar dari warganet. Bisa ada kebutuhan spesifik yang tunggangi tagar itu.

Langkah tahu sebetulnya gampang. Waktu satu tagar sedang trending atau viral, saya biasa menyempatkan diri untuk menelisik tagar itu. Terkadang saya merasakan twit giveaway yang memberi kuis spesifik dengan hadiah uang elektronik (atau hadiah yang lain) serta mengharuskan semua yang menjawab memberikan tagar yang sedang trending itu.

Walau sebenarnya, pertanyaan kuis serta tagar yang harus tercantum tidak menyambung benar-benar. Ini berarti ada usaha non-organik untuk meningkatkan tagar itu

Memang benar ada tagar yang dilakukan oleh pemilik merek, berkaitan dengan usaha mereka atau tagline spesifik. Pemilik merek umumnya memakai sumber daya mereka untuk mengambil influencer supaya menolong promo merek atau produknya lewat ciutan bertagar.

Tetapi untuk tagar komersial semacam ini tidak ada permasalahan, sebab kecuali maksudnya untuk usaha, biasanya warganet dapat membaca gerakan tagar dengan cara jelas.

Transformasi Digital Kehidupan



Bambang Iman Santoso, ST, MM Bambang salah satu Co-Founder Neuronesia – komune pencinta pengetahuan neurosains, serta sekaligus juga untuk CEO di NLC – Neuronesia Learning Center (PT Neuronesia Neurosains Indonesia). Alumnus Magister Manajemen Kampus Indonesia (MM-UI) ini, adalah seorang pegiat dengan pengalaman kerja serta melakukan bisnis semasa 30 tahun. Mulai kerja melalui kariernya sejak kuliah, dari tempat paling bawah untuk Operator radio tayangan, s/d tempat pucuk untuk General Manajer Seksi Tehnik, Asistant to BoD, atau Pemasaran Director, serta Managing Director di sejumlah perusahaan swasta. Berbakti di beberapa perusahaan serta bermacam industri, baik perusahaan lokal di bagian broadcasting serta telekomunikasi (seperti PT Radio Prambors serta Masima Grup, PT Infokom Elektrindo, dlsbnya), atau perusahaan multinasional yang bergerak di industri pertambangan seperti PT Freeport Indonesia (di MIS Department untuk Network Engineer). Tahun 2013 putuskan kariernya stop kerja serta mengawali melakukan bisnis untuk konsentrasi membesarkan usaha-usahanya di bagian Advertensi PR (Public Relation), konsultan Taktikc Pemasaran, Community Developer, serta untuk Advisor untuk Broadcast Engineering Equipment. Dan menolong serta membesarkan usaha istrinya di bagian konsultan Signage – Desain Build, terutamanya di industri Properti – commercial buildings. Kecuali pimpin serta membesarkan komune Neuronesia, saat ini memegang sebagai Presiden Komisaris PT Gagasnava, Managing Director di Sinkromark (PT Bersama-sama Indonesia Sukses), serta sebagai Pendiri Former Ketua Koperasi BMB (Berpadu Maju Bersama-sama) – Keluarga Alumni Kampus Pancasila (KAUP).

Jakarta, 26 Mei 2020. Beberapa orang sebelumnya demikian dengar kata "transformasi digital" cuma mendefinisikan atau memandangnya suatu hal arti yang teoritis.

Tetapi proses transformasi tersebut tanpa ada diakui dengan cara setahap masih berlangsung, serta makin kesini dirasa akselerasinya makin cepat. Khususnya demikian masuk masa epidemi COVID-19 bersama-sama warga Indonesia makin dekat dengan tehnologi digital ini.

Khususnya dengan tehnologi info, intensif pemakaiannya makin hebat. Seolah-olah ada yang memaksa untuk memakainya tiap hari serta setiap waktu.

Pada saat epidemi kesemua orang diminta kerja di rumah atau work from home. Bukan hanya kerja saja, anak sekolah juga diminta belajar di dalam rumah, kesemua orang lakukan beribadah keagaamaan serta sebagian besar kesibukan yang lain diusahakan dari rumah.

Stay safe at home atau "di dalam rumah saja" tiba-tiba jadi hashtag yang viral topic di dunia virtual. Syukurlah dengan COVID-19, sudah sukses mem-push khususnya warga Indonesia untuk memakai tehnologi digital ini.

Dok. Neuronesia

Kesemua orang saat ini tidak canggung lagi serta sudah melatih diri lakukan diskusi virtual serta memakai aplikasi-aplikasi webinar. Seperti; zoom, cisco webex, google rapat, microsoft tims, dan lain-lain. Sesaat kemungkinan sebagian orang serta sedikit, awalnya sudah lakukan pembicaraan video dengan skype, facetime serta whatsapp video call.

Begitupun, sebetulnya beberapa orang juga sudah terlatih lakukan webinar sejak 3-4 tahun lalu. Tapi kemungkinan jumlah pemakainya masih begitu sedikit. Tetapi perkembangannya saat ini benar-benar relevan, eksponensial meledak ya.

Hampir handphone kesemua orang terinstal aplikasi webinar layaknya seperti memakai sosial media yang lain (twitter, facebook, instagram, youtube, linkdin, whatsapp dan lain-lain).

COVID-19 seolah-olah memaksakan kita semakin intensif lagi memakainya. Termasuk juga kita manfaatkan aplikasi-aplikasi di gagdet untuk pesan taxi online, mengantarkan barang, pesan makanan-minuman, beli kepentingan setiap hari, serta beli sayur serta buah-buahan dengan cara online, seperti aplikasi

Karena itu di masa epidemi ini ada-ada saja beberapa pihak yang diuntungkan dengan cara usaha. Ada banyak industri yang malah tumbuh. Seperti industri IT serta telekomunikasi, industri kesehatan/klinis/farmasi, industri supply-chain, industri pendidikan serta training dengan cara online, dan masih banyak.

Menurut Prof. Suhono Harso Supangkat, guru besar ITB yang kesempatan ini untuk nara sumber isi acara ngobdar - bercakap dalam jaringan bersama-sama komune Neuronesia (01/05/2020), mengatakan dalam waktu epidemi berikut peluang kita agar bisa lakukan proses transformasi digital dengan cara mendalam.

Meskipun sebetulnya, untuk beberapa basis kemungkinan telah bertumbuh lebih dulu dengan cara persuasif seperti gojek, bukalapak, tokopedia serta beberapa aplikasi yang lain.

Tetapi kenapa platform-platform seperti e-government, smart city, di rasa lamban sekali jalannya ya. Nah saat ini beberapa kementrian baru mengetahui, yang awalnya beliau beberapa kali sudah memperingatkannya jauh sebelum epidemi ini berlangsung. Serta Prof. Suhono pernah melempakarkan inspirasi untuk mengaplikasikan ide flexy working yang terbagi dalam flexy time serta flexy place.

Tujuannya kerja dapat dilaksanakan di dalam rumah, di co-working ruang, di kantor serta dapat dalam tempat yang lain. Ini sempat dikatakan pada Bappenas, serta benar-benar baik jika dilaksanakan (tanpa ada menanti hadirnya COVID-19) sebab bisa merinci kemacetan lalu-lintas, saatnya semakin efektif, serta keuntungan yang lain.

Saat ini semakin luas lagi kita akan mengulasnya. Alhamdulillah kita mendapatkan makna epidemi ini yang jangan keluar rumah. Sebab apa-apa saat ini dilaksanakan dari rumah.

Apa-apa yang kita dapat buat persiapan untuk keberlanjutan. Entahlah itu usaha, entahlah itu keberlanjutan di pada suatu komune, atau untuk berkepanjangan melakukan aktivitas sehari-harinya kita yang lain.

Cara Menangkan Permainan Mix Parlay Taruhan Bola Online

Beberapa pertanyaan dari rekan-rekan korporasi bumn serta swasta yang lain, seperti; 1) mengapa transformasi digital ini perlu untuk dilaksanakan, 2) apakah yang perlu ditransformasikan, serta 3) bagaimana melakukan.

Pertanyaan ini bukan hanya diperuntukkan pada korporasi BUMN serta Swasta, tetapi berlaku untuk sekolah, universitas, komune, serta organisasi-organisasi warga yang lain.

Menurut dia, transformasi sebuah proses perkembangan dengan cara skemaatis untuk capai arah. Transformasi digital tidak lepas dari user, brainware atau manusianya. Menarik diulas dari sudut pandang human, psikologis serta neurosains.

Baik dari faktor perorangan, barisan, atau organisasinya. Kembali lagi pertanyaannya apa organisiasi membutuhkan transformasi? Transformasi apa? Kehidupan kita di dalam rumah perlu transformasi kah? Alat trasnformasinya berbentuk apa? Dan sebagainya.

Transformasi sendiri ada yang dilaksanakan sebab memang diperkirakan, tetapi ada pula sebab kondisinya yang menekan sama dengan masa epidemi COVID-19 saat ini.

Pentingnya transformasi digital sesuai keterangan prof. Suhono, pertama sebab ada unsur pendorong tehnologi bertumbuh cepat sekali. Usaha bertumbuh benar-benar cepat. Keperluan serta kemauan manusia terus makin bertambah. Termasuk juga ingin belanja dengan cara online.

Ada perkembangan sikap serta hubungan dengan konsumen setia serta partner yang bertambah, sama seperti yang sempat penulis paparkan di penulisan-penulisan awalnya.

Setelah itu sebab keperluan ada produk serta mode usaha baru. Optimalisasi serta manajemen memiliki usaha. Kecepatan dan kemudahan dalam beberapa hal jadi kewajiban. Kestabilan, keamanan, kredibilitas serta tersedianya info yang non-stop.

Dengan cara karieronal, arah transformasi digital ada 5 hal terkait; 1) buat tingkatkan efektivitas atau improve efficiency, 2) untuk mendapatkan keunggulan operasional serta service, atau operational and service excellence, 3) bemanfaat untuk pengendalian risiko atau managing risk, 4) mempunyai tujuan tingkatkan nilai konsumen setia atau enhance konsumen value, serta paling akhir 5) agar mendapatkan kesempatan monetisasi baru atau uncover new monetization opportunities.

Untuk bertahan hidup, supaya masih berkepanjangan kesibukan pekerjaan yang dilaksanakan dari rumah, agar pekerjaan anak sekolah masih berkaitan meskipun proses belajarnya di dalam rumah, dan lain-lain.

Oleh sebab perkembangan tehnologi internet enables communication between millions of connected computers worldwide, hingga kita bisa terkait dengan tiap manusia dimanapun dengan cara gampang semasa tersambung dengan koneksi internet serta mempunyai aksesnya.


Serta kita dengan cara gampang bisa beralih dari hadiri satu rapat ke rapat virtual yang lain dengan cepat sekali. Tak perlu berusaha susah payah pesan ticket pesawat atau kereta, atau harus berjam-jam serta bermacet ria memakai kendaraan yang lain.

Banyak usaha yang usai mati. Tetapi saat ini banyak pula yang berkembang seperti yahoo, google, facebook, whatsapp, bukalapak, tokopedia dan lain-lain.

Bagaimana nasibnya seperti PT Pos Indonesia, yang pada akhirnya saat ini turut menolong kirim pertolongan sosial ke beberapa daerah plosok. Bagaimana juga dengan PT Telkom Indonesia?

Bagaimana tehnis pengiriman uang pada warga miskin yang tidak punyai rekening bank serta tidak mempunyai nomor telephone dan koneksi internet. Ada banyak permasalahan berkaitan proses digitalisasi yang perlu semakin mem-backup semua susunan warga.

Masih ingat dahulu kan cerita perjalanan bisnisnya Nokia serta Kodak, sebutkan perkembangan transformasi digital gelombang satu. Jadi sebetulnya siapa yang harusnya beralih serta siapa yang sudah alami perkembangan. What really change is... manusianya tersebut. The very nature of people is change due to internet.

Jika kita masuk mengulas manusianya, berarti kita akan bersinggungan dengan generasi milenial. Generasinya beralih. Ada generasi X, generasi Y, serta pada akhirnya kita menyebutkan C Gen atau Generasi C dengan beberapa ciri karakter ciri-ciri sikapnya sbb; kreatif, cepat, kolaboratif, no limited to location, serta always connected to the internet.


Transformasi digital pada akhirnya berefek pada perkembangan pola hidup. Perkembangan pola hidup menggerakkan perkembangan warga. Warga jadi digitalize serta tidak terbatas oleh batasan fisik.

Pola hidup lama yang dahulu semakin centralized, physical, segmented, serta time-constraint. Sedang pola hidup baru beralih bertambah lebih distributed, virtual, connected, serta timeless.

Timeless, misalnya lewat aplikasi webinar kita bisa lakukan rapat virtual dengan rekan-rekan kita yang ada di beberapa jenis negara dari beberapa belahan bumi serta jam yang lain sekaligus juga.

Perkembangan warga mengakibatkan perkembangan susunan kehidupan. Dari "kota fisik" jadi "kota digital". Pada kota fisik sisi kota sebagai tempat penting hubungan sosial serta ekonomi. Sediakan sumber daya serta daya junjung lingkungan.

Sedang di kota digital, sisi kota jadi tempat hidup data serta info kota. Tersambung ke kota fisik dengan memakai antar muka siber physical.

Kemampuan pendorong disrupsi digital, disrupsi karena ada pendayagunaan tehnologi lanjut ada pada beberapa bagian kehidupan. Keinginannya jadi kehidupan yang semakin berarti. (BIS)

Mengenang Aplikasi Paint, Biar Lawas tapi Berkelas



Sempat dengar Paint? Ya, aplikasi yang tentu icon-nya nongkrong di computer berbasiskan windows. Selawas-lawasnya windows, tentu ada itu aplikasi dedengkot.

Paint sempat jadi aplikasi design yang populer pada tahun 90-an, jaman saya masih bayi. Sayangnya, saat ini kehadiran Paint di anggap remeh, perlahan-lahan tergerus aplikasi baru seperti Photoshop, Corel Draw, Adobe Illustrator, atau Microsoft Visio serta AutoCAD untuk yang bau teknikal. Maklum, dunia tehnologi bertumbuh demikian cepat, sebentar-sebentar ada aplikasi baru.

Tentang Paint, saya punyai narasi sendiri. Saya ingat, dahulu dalam interviu kerja sempat diberi pertanyaan, "Dapat gunakan aplikasi design?" saya jawab dapat, sambil menyebutkan Corel Draw serta Paint. Langsung, recruiter menertawai saya. "Apa barusan kamu katakan? Paint? Mosok dapat Paint saja disebutin." Saya yang notabene tidak memahami jika itu cacian, cuma senyum-senyum saja.

Dalam hati bingung , di kriteria tidak menyentuh mengenai ketrampilan design, iseng kali? Eh, memang benar ada yang keliru jika saya menyebutkan Paint? Semasa kuliah, saya tetap menggunakan Paint untuk kepentingan olah gambar.

Saya mengakui, featurenya simpel sekali, tapi malah itu yang membuat saya cepat dapat. Serta, saya berhasil bikin process flow grafik (grafik alir) dalam pekerjaan praktik kerja saya, seperti gambar di atas.

Gambar di atas saya bikin murni seratus % dengan Paint, komplet dengan tulisan-tulisannya. Jika rekan-rekan universitas, sich, minimum gunakan Microsoft Visio, tapi sebab masalah instal di computer, tidak dapat dibuka, sesaat pekerjaan tetap harus jalan.

Jadilah saya gunakan Paint. Toh, hasilnya seperti saja, cuma kekurangannya korban waktu semakin banyak dibandingkan membuat dengan aplikasi yang semakin susah. Lha dibanding berpangku tangan, menanti contekan?

Cara Menangkan Permainan Mix Parlay Taruhan Bola Online

Di sejumlah masalah, saya mengetahui beberapa manfaat lain Paint, berikut hasil penemuan saya.

1. Resize (mengganti ukuran gambar)

Khususnya digunakan untuk upload gambar hasil bidikan hp android yang besar lewat laptop. Dengan lakukan resize, akan kurangi penggunaan paket internet serta sekaligus juga penuhi kriteria batas optimal ukuran gambar yang bisa diunggah (misalnya di Kompasiana, optimal 2 MB).

2. Tempat mem-paste-kan gambar sesudah lakukan screenshot (print screen di windows)

Jika feature ini sepertinya telah pada tahu, ya.

3. Cropping (potong) gambar serta memberikan tambahan coretan-coretan jika dibutuhkan

Kesibukan simpel, dari hp android gampang, sich, tapi yang terkadang buat gemas jika sedang membuka laptop serta ingin potong gambar hanya sedikit waktu iya ingin transfer file dahulu ke hp?

4. Untuk kanvas untuk menggambar serta menulis

Dibantu stylus pen touch (yang lagi ngetrend, apa sich namanya ?), Paint siap jadi amunisi untuk bikin content video ajar online. Cukup, daripada repot menulis di papan catat. Disamping itu, juga bisa jadi media menggambar digital, tidak perlu scan lagi..

Ya, mungkin beberapa orang akan berasa bangga bila cakap memakai aplikasi design terkenal, juga termasuk juga recruiter yang ngenyek saya barusan (kemungkinan).

Walau sebenarnya, empat tahun saya kuliah, tidak banyak didapati mahasiswa yang pakar mengulik semua kelebihan Paint, termasuk juga saya yang masih tetap banyak minimnya.

Tetapi buat saya, Paint masih jadi aplikasi yang wajar dihargai di waktu saat ini, ditambah untuk orang pemula. Agar usang tetapi berkualitas.

Menjelang New Normal, Kominfo Temukan 1401 Konten Hoaks COVID-19

New Normal akan datang kini waktunya warga mulai menyesuaikan dengan tatanan hidup baru. Prosedur kesehatan menahan penebaran virus corona harus telah mulai dibiasakan atau dibuat sikap kegiatan rutin.

Sebutlah saja pemakaian masker, rutinitas bersihkan tangan, physical distancing, hindari sentuh sisi muka, hidup sehat dan bersih, berjemur pada jam 9 s/d 10 wib, mandi serta mengubah baju waktu datang di dalam rumah dari pergi, serta yang lain.

Hal itu adalah rintangan buat warga yang hidup di masa new normal sebab ada epidemi covid-19. New normal itu tidak batasi kreativitas serta produktivitas tetapi tanpa ada kurangi kesiagaan atas efek penyebaran Covid-19.

Tetapi rintangan paling besar dari new normal adalah perang menantang hoax. Kabar berbohong / sesat yang disebutkan hoax (hoaks) ini sudah meninfeksi beberapa pemakai what Apps serta media sosial di semua dunia termasuk juga Indonesia.

Sampai 5 Mei 2020 hasil pengamatan Team AIS Ditjen Aptika Kominfo (DI SINI), memperlihatkan 1.401 content hoax serta disinformasi Covid-19 tersebar di warga. Benar-benar benar-benar mencengangkan bagaimana beberapa ribu content menyengaja dibikin untuk menipu warga serta membuat risau.

Data itu dikatakan di pertemuan yang diperintah Menteri Kominfo Johnny G. Plate bersama-sama DPD RI dengan cara virtual bertopik "Persiapan Infrastruktur serta Faktor Keamanan Komunikasi serta Tehnologi di Wilayah", Selasa (05/05/2020) di Jakarta.

Menteri Johnny buka tabir perhitungan rumor hoax semenjak bulan Januari s/d minggu ke-enam belas 2020, rumor hoax yang telah tersebar sekitar 653 rumor hoax.

Mengenai content rumor hoax yang diketemukan serta dikenal di Facebook sekitar 999 serta sudah dilaksanakan proses tindak lanjut (takedown) /hari (5/5/2020) sekitar 759, serta 240 content sedang dilakukan tindakan. Sedang instagram sekitar 17 rumor hoax yang diserahkan untuk di take down dimana 6 telah diolah serta 11 masih juga dalam proses.

Disamping itu, di basis Twitter ada 375 rumor hoax sudah diharap take down, sekitar 220 sudah dilakukan tindakan serta 155 dalam proses. Sedang untuk YouTube, ada sepuluh rumor hoax sudah diserahkan serta sampai sekarang masih terseisa lima perlu diolah selanjutnya.

Mengatasi rumor hoax Covid-19, sesudah hoax teridentifikasi, Kementerian Kominfo setelah itu minta pada basis sosial media untuk lakukan take down content itu, salah satunya seperti Facebook, Twitter, Instagram.

Cara Menangkan Permainan Mix Parlay Taruhan Bola Online

Penebaran hoax di warga dilaksanakan lewat 3 langkah. Langkah pertama pertama berlangsung lewat jaringan internet dengan cara luas seperti menulis artikel memakai website / situs serta youtube. Langkah ke-2 lewat posting sosial media seperti Instagram, Facebook, serta Twitter. Langkah ke-3 lewat jaringan group WhatsApp serta ini yang dipandang yang sangat beresiko.

WhatsApps Grup (WAG) jadi beresiko sebab ditengah-tengah epidemi Corona sekarang ini, pemerintah di beberapa negara sudah keluarkan saran serta ketentuan yang ketat berkaitan physical distancing, seperti di Indonesia ditambah lagi lewat saran #DiRumahAja.

Hal itu menggerakkan berlangsungnya kenaikan pemakaian tehnologi digital, termasuk juga handphone, internet serta sosial media. Kenaikan pemakaian bagus untuk melakukan komunikasi, study from home atau work from home. Kenaikan ini termasuk juga pada pemakaian aplikasi pesan pada hp pintar What Apps dengan cara global sebesar 40%.

Rumor hoax yang tersebar di warga dikumpulkan oleh Kominfo di web sah yang bisa dibaca ( DI SINI ). Hoax yang dibuat yang ditebarkan diantaranya sekitar program pemerintah, pasien positif Corona, sampai panduan langkah hindari virus Corona yang tidak benar serta fitnah. Konten- content semacam ini sudah menggelisahkan warga serta bisa menghalangi perlakuan virus Corona di Indonesia.

Warga harus waspada jika ingin menebarkan kabar / info di What Apps Grup, janganlah sampai yang kita sebarkan justru content hoax. Di saat kita turut menebarkan content hoax, yang dirugikan ialah diri sendiri, warga, keluarga. Tidak ada yang diuntungkan serta turut menggelisahkan warga.

Menteri Kominfo di pertemuan online itu memperingatkan, pada pembuat serta penebar hoax, ada pelanggaran hukum serta sangsinya berat, lalu sangsi pidana diberi hukuman sampai 5 sampai 6 tahun serta sangsi denda sebesar 1 miliar rupiah bila menyalahi.

Diumumkan di pertemuan kerja online itu, Polri sudah mengatasi 101 masalah berkaitan dengan penebaran hoax Covid-19, dari jumlah itu, 15 salah satunya telah ditahan serta 86 yang lain masih dengan status terduga. Beberapa penyebar hoax ini rerata berumur 18 s/d 61 tahun dengan perincian 63 lelaki serta 38 wanita.

Karena itu warga harus telah mulai gawat pada diri kita saat lihat content yang ditebarkan di whats apps grup. Supaya tidak gampang terserang content hoax seharusnya peroleh Info Sah dari Kewenangan Kesehatan Pemerintah serta Portal Kesehatan Paling dipercaya.

Di saat situasi epidemi Covid-19 ada banyak situs paling dipercaya yang bisa didatangi warga serta terjaga tidak menebarkan kabar hoax ;

Anda harus juga memerhatikan alamat situs. Di saat berkawan di Whats Apps Grup seringkali ada yang sharing link, waktunya Anda menyimak alamat URL situs itu.

Berhati-hati dalam membaca alamat situs, ada banyak situs hoax yang memakai domain website yang seperti nama portal sah kantor kabar, seumpama Jika lihat situs yang tidak sesuai situs sah karena itu infonya dapat disebut menyangsikan.

Sebaiknya Anda jangan gampang yakin dengan judul spektakuler seumpama minuman anggur merah bisa perlambat infeksi virus corona. Judul spektakuler memang direncanakan untuk mengundang audience membaca, karena itu Anda pantas siaga. Tetapi judul spektakuler tidak selamanya kabar hoax, karena itu keutamaan verifikasi.

Content hoax sekitar 1401 menyebar terdata diawalnya bulan mei 2020. Akhir bulan mei 2020 mendekati New Normal memungkinkan melewati itu. Karena itu waktunya kita jadi masyarakat yang pintar dengan tidak gampang menebarkan content yang belumlah pasti kebenarannya.

Mengenal Virtual Machine, Perangkat Lunak untuk Menjalankan Program Layaknya Komputer



Virtual Machine adalah piranti lunak representasi virtual atau emulasi seperti computer fisik, virtual machince bisa jalankan operating sistem atau aplikasi yang berada di dalamnya. Bagaimana juga, virtual machine adalah file computer yang berjalan pada computer fisik serta berbentuk seperti computer fisik. Dalam kata lain, virtual machine ialah sisi lain dari skema computer.

Software atau piranti lunak ini mengibaratkan jika user sepeti mempunyai 2 piranti computer walau sebenarnya cuma 1 piranti yang dipakai. User bisa membuat virtual machine dengan operating sistem yang sama atau tidak sama dengan piranti yang dipunyainya.

Virtual machine bisa digunakan oleh user, misalnya saat ingin jalankan satu aplikasi yang tidak kompitibel dengan OS yang ada di piranti komputernya itu. Atau misalnya seorang user terlatih memakai OS Windows tetapi ia ingin coba memakai OS Linux serta tidak sangat mungkin untuk mengubah OS pirantinya atau tidak ada piranti lain untuk dipakai coba OS Linux, karena itu user bisa memakai virtual machine untuk coba OS Linux di pirantinya itu.

Serta skema operasi yang dipakai pada virtual machine disebutkan dengan skema operasi tamu, dimana berbentuk cuma sesaat saat sedang digerakkan.Beberapa Contoh Software Virtual Machine

1. Oracle VM VirtualBox

Virtual Box

VirtualBox adalah virtual machine yang dibikin oleh perusahaan Oracle, software ini kompitibel bisa digerakkan pada OS Windows, Linux, Machintos, atau Solaris.

Software ini mempunyai feature yang komplet serta paling baik, dan bisa dipakai dengan gratis. Serta software ini semakin memerlukan sedikit processor dari Intel atau AMD yang belakangan ini tawarkan integrasi tanpa ada batas serta kekuatan berubah di desktop host.

2. VMware

VMware Workstation

Cara Menangkan Permainan Mix Parlay Taruhan Bola Online

VMware sudah ada pada virtual machine game semenjak 1998, tawarkan 3 buah software virtualisasi yang lain, yaitu : VMware Workstation Pro, VMware Fusion, serta VMware Workstation Player.

VMware Workstation Pro bagus untuk user professional yang inginkan mesin virtual yang powerfull bisa jalankan aplikasi dengan cara bertepatan pada beberapa skema operasi tamu.

VMware Fusion adalah software yang dipakai untuk pemakai MacOS atau Machintos yang ingin memakai skema operasi Windows, dan software ini memberikan dukungan penampilan iMac.

Serta yang paling akhir VMware Workstation Player atau umum diketahui dengan VMware Player ialah software pilihan untuk pemula yang dimana ingin mengenali skema operasi yang lain. VMware ini bisa di ambil dengan gratis serta digerakkan pada skema operasi Windows atau Linux.

3. Gnome Boxes

Boxes software virtual machine dari Gnome, direncanakan untuk pemakai skema operasi Linux yang bisa menolong untuk sesuaikan semua tipe alat virtualisasi, dari penataan workstation spesifik sampai skema operasi yang sangat mungkin.

Software ini mempunyai design penampilan simpel serta menawan dan mempermudah untuk lihat skema virtualisasi apa yang dipunyai serta bagaimana performanya.

4. Parallels Dekstop

Parallels Dekstop direncanakan untuk memberikan pengalaman Windows buat pemakai Mac, software sangat mungkin untuk jalankan skema operasi Windows versus apa saja dari mulai Windows Xp sampai Windows 10 untuk skema operasi tamu.

Bisa gampang jalankan aplikasi MacOS serta Windows dengan cara berdampingan tanpa ada me-reboot, dan sediakan alat untuk mengalihkan file dengan cepat di antara skema operasi, mengeluarkan dari dock Mac, serta terhubung penyimpanan cloud.


Baik demikian yang bisa penulis berikan, semoga artike yang dicatat bisa gampang dimengerti serta berguna buat pembaca. Have a nice day!

Teknologi, dari Seminar hingga Kampanye Virtual di Tengah Pandemi Covid-19


Pertimbangan ahli tehnologi di masa lampau, kelihatannya semakin menunjukkan jika jaman lari cepat sekali, secepat kilat merubuhkan batas-batas yang sejauh ini jadi bangunan kuat serta pasti buat beberapa manusia untuk dapat masuk kedalamnya.

Marshal mc Luhan sempat menjelaskan jika nanti dunia akan tersambung dengan benar-benar gampang semacam apa yang dia ucap dengan 'global village' atau pedesaan global.

Seperti karakter pedesaan dimana sebagian besar masyarakat desa mengenali keduanya, penuh keakraban. Begitu juga di dunia walau terhambat oleh jarak beberapa ratus km. dari penjuru dunia mana saja tetap bisa sama-sama berhubungan serta mengenali dengan pertolongan tehnologi.

Tahun 2020 ialah tahun bersejarah yang kemungkinan tidak terulang lagi atau jarang ada di waktu depan. Satu tahun yang sarat dengan guncangan-guncangan social. Bermacam masalah ada tidak stop, dari mulai perselisihan petinggi teras atas, perselisihan antar warga sampai bersumber pada timbulnya virus yang sekarang diketahui dengan covid 19.

Kemasyhuran tehnologi ada ditahun 2020, waktu semua kesibukan fisik manusia terpindahkan dengan mesin. Hampir semua Negara yang ada di dunia memerintah rakyatnya untuk kurangi pekerjaan di luar rumah supaya korban karena covid 19 tidak berubah banyak. Virus membahayakan yang sampai sekarang belum diketemukan obatnya pada akhirnya jadi pemicu perkembangan pola hidup manusia saat ini.

Bagaimana juga secanggihnya tehnologi, kemampuan komunikasi face to face tetap jadi diva. Ditengah-tengah kesenangan manusia ditenggelamkan oleh beberapa puluh giga paket data internet, jeritan-jeritan kangen masih terdengar walaupun sekedar untuk berjumpa dengan kawan. Tidak ingin dibiarkan, tehnologi-pun makin cepat menganakemaskan kita dengan bermacam sejumlah fitur tebaru. Seakan ingin selekasnya gantikan semua kesibukan manusia tehnologi berlomba memberi interaktivitas yang jauh semakin tinggi.

Cara Menangkan Permainan Mix Parlay Taruhan Bola Online

Bila dulu internet masih memberi masukan yang terbatas. Tetapi sekarang masukan yang kita peroleh dari komunikasi memakai internet tidak kalah cepat dengan komunikasi face to face. Contohnya sekarang tengah populer jumlahnya seminar online memakai apliksi zoom yang dapat memuat banyak massa. Komunikasi bergerak tanpa ada batas dan masukan yang kita dapat beri antar peserta seminar bisa didengar serta ditanggapi cepat.

Kampanye serta Seminar Virtual

Tehnologi sekarang seakan jadi dewa penolong ditengah-tengah epidemi covid 19. Pikirkan bila sekarang ini tehnologi belum diketemukan, bagian ekonomi satu negara pasti alami keruntuhan. Wargapun benar-benar terbantu sebab dengan tehnologi sebetulnya manusia jalankan peranan ganda.

Arti user content generated (Hesmondhlagh,2010) menyampaikan dalam internet publik akan membuat atau menghasilkan satu isi pesan serta sekaligus juga jalankan peranan untuk distributor dan jadi customer isi pesan yang mereka bikin sendiri.


Ide di atas menerangkan juga, jika tehnologi berbentuk internet-pun mempermudah kita menghasilkan beberapa pesan kesehatan untuk memperhitungkan penyebaran covid 19 lewat kampanye -- kampanye online yang makin ramai digaungkan. Umumnya beberapa pegiat, relawan, mahasiswa, serta lapusan komponen warga semakin gampang pundak membahu waktu jalankan kampanye online seperti anjuran membersihkan tangan dengan sabun serta memakai masker waktu keluar dari rumah.

Kecuali ramainya kampanye -- kampanye virtual akhir-akhir ini ramai banyak muncul seminar online yang bisa diiringi oleh siapapun lewat piranti computer. "Rutinitas" baru ini sangat mungkin tetap akan bersambung sampai kelak untuk menyiapkan manusia ke arah dunia yang serba hebat masa datang. Disatu bagian hal ii jadi angin fresh buat sejumlah besar warga. Sekarang, dalam cari info kita tidak perlu lagi tiba jauh ke Jakarta ikuti satu seminar yang kita meminati. Cukup dengan mengeklik link yang telah disiapkan kita akan gampang tergabiung dalam ruangan dialog yang akan kita turuti. Menarik kan?

Covid 19 memaksakan kita untuk kembali pada titik dimana tehnologi seakan jadi hanya satu alat untuk bertahan hidup ditengah-tengah epidemi epidemic yang masih tetap berjalan sampai saat ini. Titik ini mewajibkan manusia berpikir kreatif, cari inspirasi dengan keras supaya jalinan social masih dapat berjalan baik, berpikir supaya semua pekerjaan masih bisa teratasi mesi cuma kerja di rumah. Selanjutnya munculah beberapa produk baru berbasiskan internet seperti seminar serta kampanye virtual yang sedang ramai akhir-akhir ini.

Tehnologi disatu bagian bak jadi mata air di padang pasir yang tandus, hilangkan semua dahaga kesemua orang yang bernafsu melahap innformasi dunia. Tetapi di lain sisi tehnologi membuat rasa keterasingan, kesunyian sebab langkanya hubungan langsung yang berlangsung dikehidupan kita seharian. Pertanyaan setelah itu yang ada siapkah kita dengan situasi itu?

Kecepatan Internet Tercepat di Dunia dari Satu Chip Optik



Beberapa periset dari kampus Monash, Australia sukses mengetes serta menulis kecepatan data internet paling cepat di Australia, serta di dunia, dari satu chip optik yang dapat mengambil 1000 film berdefinisi tinggi dalam sepersekian detik.

Diedarkan dalam jurnal Nature Communications, penemuan ini berpotensi untuk bukan hanya percepat 25 tahun ke depan kemampuan telekomunikasi Australia, dan juga peluang untuk tehnologi yang diaplikasi di dalam rumah ini untuk dikeluarkan di penjuru dunia.

Team periset yang diperintah oleh Dr Bill Corcoran (Monash), Profesor Arnan Mitchell (RMIT) serta Profesor David Moss (Swinburne) dapat capai kecepatan data 44,2 Terabit per detik (Tbps) dari satu sumber sinar.

Tehnologi ini mempunyai kemampuan untuk memberikan dukungan koneksi internet berkecepatan tinggi dari 1,8 juta rumah tangga di Melbourne, Australia, di saat yang sama, serta miliaran di penjuru dunia semasa periode pucuk.

Mereka memakai piranti baru yang gantikan 80 laser dengan satu perlengkapan yang diketahui untuk sisir mikro, yang semakin kecil serta lebih mudah dari piranti telekomunikasi yang ada

"Kami sekarang ini memperoleh puncak-puncak bagaimana infrastruktur untuk internet akan bertahan dalam dua sampai 3 tahun akan datang, sebab banyaknya orang yang tidak pernah memakai internet untuk pekerjaan jarak jauh, bergaul serta streaming. Ini betul-betul memperlihatkan pada kami jika kita harus bisa tingkatkan kemampuan koneksi internet kita, "kata Dr Bill Corcoran, penulis penting studi serta Pengajar Tehnik Elektro serta Skema Computer di Monash University.

"Serta tidak cuma Netflix yang sedang kita bicarakan di sini---ini ialah rasio yang semakin luas dari apakah yang kita pakai untuk jaringan komunikasi kita. Data ini bisa dipakai untuk mobil self-driving serta transportasi di waktu depan serta bisa menolong dunia klinis, pendidikan, perbankan serta industri e-commerce, dan sangat mungkin kita membaca bersama-sama cucu-cucu kita dari jarak beberapa km.. "

Cara Menangkan Permainan Mix Parlay Taruhan Bola Online

Untuk mengilustrasikan efek sisir mikro optik pada memaksimalkan skema komunikasi, beberapa periset menempatkan 76,6 km serat optik 'gelap' di antara Universitas Kota Melbourne RMIT serta Universitas Clayton di Kampus Monash University. Serat optik disiapkan oleh Jaringan Riset Akademik Australia.

Dalam serat ini, beberapa periset tempatkan sisir mikro---yang disumbangkan oleh Kampus Swinburne, untuk sisi dari kerjasama internasional---yang melakukan tindakan seperti pelangi yang terbagi dalam beberapa ratus laser inframerah bermutu tinggi dari satu chip tunggal. Tiap 'laser' mempunyai kemampuan untuk dipakai untuk aliran komunikasi terpisah.

Beberapa periset bisa kirim data maximum ke tiap aliran, mensimulasikan pemakaian internet pucuk, melewati 4THz bandwidth.

Profesor Mitchell menjelaskan jika capai kecepatan data maksimal sebesar 44,2 Tbps memperlihatkan kekuatan infrastruktur Australia yang ada. Tekad project mendatang ialah tingkatkan pemancar dari beberapa ratus gigabyte per detik jadi beberapa puluh terabyte per detik tanpa ada meningkatkan ukuran, berat, atau ongkos.

"Dalam periode panjang, kami mengharap bisa membuat chip terpadu yang bisa sangat mungkin kecepatan data seperti ini bisa diraih di semua link serat optik yang ada dengan ongkos minimum," kata Profesor Mitchell.

"Sebelumnya, ini akan pas untuk komunikasi berkecepatan tinggi sekali di antara pusat data. Tetapi, kita dapat memikirkan tehnologi ini jadi lumayan murah serta solid hingga bisa dipakai untuk pemakaian komersil oleh warga umum di beberapa kota di penjuru dunia."

Profesor Moss, Direktur Pusat Pengetahuan Pengetahuan Optik di Kampus Swinburne, menjelaskan: "Dalam 10 tahun semenjak saya turut membuat chip sisir mikro, itu sudah jadi bagian riset yang penting. Ini menarik ditambah lagi kekuatannya dalam telekomunikasi serat optik bandwidth ultra-tinggi membawa hasil. Karya ini adalah rekor dunia untuk bandwidth serat optik tunggal dari sumber chip tunggal."

Monash University. "World's fastest internet speed from a single optical chip." ScienceDaily. ScienceDaily, 22 May 2020.

Dosen Tehnik Mesin Kampus Mataram, NTB